Catatan Jurnal

Lapangan

Kalau piala dunia sepak bola bisa dicapai hanya melalui perlombaan di playstation, Indonesia pasti sudah jadi juara. Kalau semua masalah bisa diselesaikan dengan duduk dan menulis, melalui kertas, komputer atau gawai lain, dengan rapat-rapat dan diskusi di ruang-ruang privat, tentu sudah sejak lama Indonesia terbebas dari beragam masalah.

Sekolah tinggi untuk menjadi pintar itu baik, rapat-rapat dan diskusi untuk mempertajam strategi itu penting, tapi itu semua menjadi sia-sia jika membuat kita tidak mau turun langsung ke lapangan, tempat sejatinya masalah berada.

Niat baik saja tidak cukup. Niat baik dan dukungan finansial juga tidak cukup. Niat baik, dukungan finansial dan pengawalan itu sulit, bercucuran keringat dan berdarah-darah.

Di lapangan kita berkeringat, berdarah-darah, bertemu kawan juga lawan. Di lapangan, masalah dan solusi kita jumpai.

Sampah Merah Putih

Sampah Merah Putih

Tanggapan Anda:

%d bloggers like this: